loading...
UD Aneka Camilan Ria yang sebelumnya dikenal sebagai produsen keripik kini mengembangkan lini usaha baru melalui produksi tepung ubi ungu dan berbagai produk turunannya. Foto/Dok. SindoNews
MOJOKERTO - Program Pengabdian kepada Masyarakat skema Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah (PM-UPUD) 2026 memberikan dampak nyata bagi pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) di Kabupaten Mojokerto. Program yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Riset dan Pengembangan (Risbang) Kemdiktisaintek tersebut mendorong inovasi pengolahan ubi ungu menjadi produk bernilai tambah.
Program ini dilaksanakan tim yang terdiri atas Gunawan, Argo Hadi Kusumo, dan Ruth Chrisnasari dari Universitas Surabaya ( Ubaya ), bersama Moh. Arif Batutah dari Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura). Tim menggandeng UD Aneka Camilan Ria di Desa Selotapak, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Baca juga: Manfaat Ubi Ungu, Miliki Kadar Gula Rendah
UD Aneka Camilan Ria yang sebelumnya dikenal sebagai produsen keripik kini mengembangkan lini usaha baru melalui produksi tepung ubi ungu dan berbagai produk turunannya. Salah satu inovasi yang berhasil dikembangkan adalah sereal ubi ungu dalam bentuk tepung bubur instan.
Berbeda dengan tepung ubi pada umumnya, produk tersebut dibuat dari ubi yang telah dimasak terlebih dahulu sehingga lebih praktis untuk disajikan. Produk juga dikembangkan sebagai pangan bebas gluten (gluten-free) dan dapat menjadi salah satu pilihan bahan pangan untuk Makanan Pendamping ASI (MPASI).
Tak hanya berfokus pada inovasi produk, program tersebut turut memperkenalkan teknologi produksi yang ramah lingkungan. UD Aneka Camilan Ria kini memanfaatkan Rumah Produksi berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 2.200 watt serta Rumah Pengering Ultraviolet (UV).






























