loading...
Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi mengecek kondisi pesawat di Bandara Koroway Batu di Boven Digoel, Papua Selatan, Jumat (20/2/2026). Foto/Ist
BOVEN DIGOEL - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Bambang Trisnohadi memastikan proses pemulihan kondusifitas keamanan dan kenyamanan di 11 bandara perintis di Papua berlangsung intensif. Langkah ini dilakukan pascagangguan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau TPNPB-OPM yang sempat menghambat aktivitas penerbangan dan distribusi logistik masyarakat di wilayah pedalaman.
Upaya pemulihan tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mengayomi masyarakat Papua, serta memperkuat semangat bela negara melalui perlindungan terhadap objek vital transportasi udara yang menjadi urat nadi kehidupan warga.
Baca juga: Breaking News! Pesawat Smart Air Ditembak di Bandara Koroway Batu Papua, 2 Pilot Dikabarkan Tewas
“Pertama, kita fokus pada pemulihan kondusifitas 11 bandara perintis yang sebelumnya ditutup oleh Kementerian Perhubungan. Insya Allah prosesnya cepat, karena kita dibantu tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat sekitar yang terdampak aksi kriminal KKB,” ujar Bambang didampingi Panglima Komando Daerah Udara (Kodau) III Marsda TNI Azhar Aditama, Asops Kogabwilhan III Brigjen TNI Patar Mospa Natanael Sitorus, dan Asops Kodau III Kolonel Pnb Sri Raharjo, Bambang menyambangi Bandara Koroway Batu di Boven Digoel, Papua Selatan, Jumat (20/2/2026).
Kedatangan mereka untuk mengecek kesiapan pasukan dalam mengamankan bandara. Menurut Bambang, TNI telah memperkuat pengamanan di seluruh bandara perintis di Papua, khususnya Bandara Korowai Batu, yang memiliki peran strategis sebagai penghubung wilayah Provinsi Papua Pegunungan dan Provinsi Papua Selatan.
































