Posisi Petani Masih Lemah dalam Ekosistem Industri Sawit

4 hours ago 3

loading...

Dirut Agrinas Palma Nusantara (APN), Muhammad Abdul Ghani, dalam Forum Diskusi Terbatas (FDT) yang diselenggarakan Rumah Sawit Indonesia (RSI) di IPB University, Bogor, Senin (31/8/2026). Foto/Dok. SindoNews

BOGOR - Posisi petani dalam ekosistem industri sawit Indonesia masih sangat lemah. Meskipun mengelola 42% lahan perkebunan sawit secara nasional, namun tingkat produktivitas petani sawit hanya separuh dibandingkan produktivitas perkebunan milik korporasi.

“Ekosistem industri menurut kami ada yang tidak pas. Pertama, dari konsentrasi kepemilikan, pasal 33 gak jalan. Petani yang menguasai 42%, faktanya produktivitas hanya separo dibandingkan korporasi,” kata Direktur Utama Agrinas Palma Nusantara (APN), Muhammad Abdul Ghani, dalam Forum Diskusi Terbatas (FDT) yang diselenggarakan Rumah Sawit Indonesia (RSI) di IPB University, Bogor, Senin (31/8/2026). Baca juga: Naik Kelas, Petani Sawit Tak Cukup Andalkan Pengalaman

Menurut Ghani, dalam eksosistem industri sawit Indonesia, posisi petani lemah dan tidak equal. Ketika harga sedikit naik, petani sawit ditekan habis-habisan. “Jadi kita tidak bisa berharap dari sistem yang seperti ini,” ujarnya.

Ghani mengatakan, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2029 bisa mencapai 8%. Namun gini rasio-nya juga harus turun (mendekati pemerataan). Karena itu, Danantara sebagai perusahaan negara juga harus memiliki ideologi investasi. Di mana, bagaimana investasi di satu sisi mampu meningkatkan laba perusahaan tetapi juga mampu mendistribusikan kekayaan kepada sebanyak mungkin masyarakat.

“Saya ambil contoh, kalau kita membangun kilang pengolahan minyak mentah menjadi apakah bensin atau solar, investasinya sangat besar bisa mencapai Rp50 triliun. Mungkin dari Rp50 triliun yang bekerja hanya di bawah 500 orang. Tetapi kalau Rp50 triliun diinvestasikan untuk menanam kelapa sawit, maka mungkin bisa 5.000 orang yang bekerja,” jelasnya.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |