Medsos dalam Pandangan Al-Quran, Cermin Kualitas Keimanan

2 hours ago 1

loading...

Dalam perspektif Islam, penggunaan media sosial tidak hanya berkaitan dengan etika bermasyarakat, tetapi juga memiliki kaitan erat dengan keimanan. Foto ilustrasi/ist

Media sosial (medsos) telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Beragam informasi, gagasan, kritik, hingga hiburan dapat disampaikan dalam hitungan detik. Namun, kemudahan tersebut juga membawa persoalan. Tidak sedikit orang menjadi korban unggahan dan komentar yang dibuat secara sembarangan.

Sebagian pengguna bahkan sengaja membuat konten kontroversial untuk mendapatkan perhatian dan menjadi viral tanpa memikirkan dampak yang mungkin ditimbulkan. Dalam perspektif Islam, penggunaan media sosial tidak hanya berkaitan dengan etika bermasyarakat, tetapi juga memiliki kaitan erat dengan keimanan.

Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia (IKADI) dan Dosen Fakultas Dirasat Islamiyah, Dr. Ahmad Kusyairi Suhail, MA, menjelaskan bahwa Al-Qur'an telah memberikan tuntunan dalam menyikapi perkembangan teknologi informasi, termasuk dalam menerima dan menyebarkan informasi melalui media sosial.

Sebagai Ummatu'l Qur'an atau umat Al-Qur'an, seorang Muslim dituntut untuk menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman ketika berinteraksi di ruang digital. Salah satu prinsip utama yang diajarkan Al-Qur'an adalah tabayyun atau memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya.

Baca juga: Fenomena Medsos : Ngemis Online pun Marak, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam?

Allah SWT berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِن جَآءَكُمْ فَاسِقٌۢ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوٓا۟ أَن تُصِيبُوا۟ قَوْمًۢا بِجَهَٰلَةٍ فَتُصْبِحُوا۟ عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَٰدِمِينَ

"Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu seseorang yang fasik membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya membuatmu menyesal atas perbuatanmu itu." (QS Al-Hujurat: 6).

Bijak Bermedia Sosial Bagian dari Keimanan

Ayat tersebut menunjukkan bahwa cara seorang Muslim dalam menerima dan menyebarkan informasi merupakan bagian dari persoalan keimanan.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |