Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran

7 hours ago 5

loading...

Presiden AS Donald Trump menyebut Iran sebagai sampah dan menganggap gencatan senjata telah berakhir. Foto/Anadolu/via Turkiye Today

TEHERAN - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka menyebut Iran dan para negosiatornya sebagai "sampah" dan "orang-orang yang kejam". Umpatan kasar itu disampaikan selama pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, di mana Trump juga menganggap gencatan senjata antara kedua negara telah berakhir.

“Saya tidak ingin berurusan dengan mereka lagi. Mereka sampah,” kata Trump pada hari Rabu.

Baca Juga: AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana

“Mereka dipimpin oleh orang-orang sakit jiwa dan mereka adalah orang-orang yang kejam dan brutal. Dan jika mereka memiliki senjata nuklir, mereka akan menggunakannya. Sejauh yang saya ketahui, semuanya sudah berakhir,” paparnya.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi langsung merespons umpatan kasar Trump. “Mengucapkan kata-kata yang merendahkan kepada bangsa Iran yang beradab dan berani tidak mengurangi kebesarannya,” tulis Araghchi di X pada Rabu malam.

“Rakyat Iran dikenal karena kesopanan, budaya, dan nilai-nilai moral yang kuat. Kami tidak membalas kekasaran dengan kekasaran, tetapi dengan tindakan: tanpa rasa takut dan dengan keberanian yang besar,” imbuh dia.

Meskipun Araghchi tidak menyebut nama Trump, stasiun televisi pemerintah Iran, Press TV, mengatakan bahwa dia menanggapi komentar yang dibuat presiden AS sebelumnya pada hari itu selama KTT NATO di Turki.

Sementara itu, AS telah menyerang target di Iran untuk hari kedua berturut-turut pada Kamis (9/7/2026) dini hari dalam apa yang disebut Trump sebagai “pembalasan” atas serangan Teheran terhadap kapal-kapal komersial yang mencoba melewati Selat Hormuz.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |