Jenderal Iran Incar Trump dan Netanyahu, Balas Dendam untuk Khamenei

9 hours ago 5

loading...

Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei, mengobarkan balas dendam atas kemartiran Ayatollah Ali Khamenei. Foto/Asharq al-Awsat

TEHERAN - Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei, mengobarkan balas dendam atas kemartiran mantan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Dia mengisyaratkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu sebagai target pembalasan.

"Balas dendam strategis tentu harus dicapai agar jalan menuju kemajuan kita tetap terbuka," kata mantan Panglima Tertinggi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran tersebut dalam wawancara dengan televisi Iran, yang dikutip Fars News, Kamis (9/7/2026).

Baca Juga: AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana

"Dua individu yang bertanggung jawab atas pembunuhan pemimpin yang telah gugur tidak boleh lolos dari pembalasan," kata Rezaei, merujuk pada Trump dan Netanyahu.

Rezaei menyampaikan pernyataan tersebut saat membahas partisipasi publik yang berjumlah jutaan orang dalam upacara perpisahan dan prosesi pemakaman Khamenei, menggambarkan jumlah peserta tersebut sebagai puncak dari gerakan populer yang lebih luas daripada peristiwa terisolasi.

Menurutnya, upacara-upacara tersebut mewakili tahap terbaru dari sebuah proses yang telah berkembang dari perlawanan bangsa Iran dalam menghadapi agresi musuh yang tidak beralasan menjadi partisipasi politik yang lebih luas yang memperoleh dimensi ideologis dan berbasis keyakinan.

"Dengan kata lain, pemikiran dan jalan pemimpin yang gugur telah melampaui kehadiran fisiknya dan telah tertanam dalam masyarakat dan di antara rakyat Iran, mendekatkan mereka," paparnya.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |