loading...
InJourney Airports menginformasikan bahwa bandara perseroan yang berlokasi di Sumatra tetap siaga dan beroperasi di tengah adanya gangguan listrik di sejumlah wilayah di Sumatera. Foto/Dok
JAKARTA - PT Angkasa Pura Indonesia ( InJourney Airports ) menginformasikan bahwa bandara perseroan yang berlokasi di Sumatera tetap siaga dan beroperasi di tengah adanya gangguan listrik di sejumlah wilayah di Sumatera sejakJumat malam, 22 Mei 2026. Regional CEO III InJourney Airports, Dwi Ananda Wicaksana mengatakan, suplai listrik bandara-bandara yang terletak di Sumatera saat ini didukung langsung dari PLN dan genset.
Bandara InJourney Airports di Sumatera yang telah mendapat suplai listrik dari PLN adalah Sultan Thaha Jambi, Depati Amir Pangkal Pinang, Sultan Mahmud Badaruddin Palembang, Radin Inten II Lampung, Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang, HAS Hanandjoeddin Belitung, Fatmawati Soekarno Bengkulu dan Minangkabau Padang.
"Malam ini walaupun seluruh bandara sudah berada di luar jam operasi, namun tetap siaga. Kelistrikan di sejumlah bandara yang ada di Sumatera saat ini sudah mendapat suplai dari PLN, dan sebagian bandara masih didukung genset," ujar Dwi Ananda Wicaksana dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Gangguan Transmisi 275 kV Jadi Penyebab Listrik Padam di Sumatera
Sementara itu, bandara yang didukung genset untuk kelistrikan adalah Sultan Iskandar Muda Aceh, Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dan Sisingamangaraja XII Silangit. Dwi Ananda Wicaksana menuturkan seluruh bandara di Sumatera saat ini tetap siap melayani penerbangan.
Sebelumnya, PT PLN (Persero) melaporkan insiden mati listrik serempak yang terjadi di Pulau Sumatera berdampak pada 13,1 juta pelanggan. Hingga Sabtu (23/5) pukul 10.00 WIB, baru sekitar 8,3 juta pelanggan berhasil dipulihkan, sehingga masih ada 4,8 juta lagi yang tengah dalam pemulihan.

































