Perkuat Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan, Hanwha Life Target Pendapatan Premi Tembus Rp320 M

5 hours ago 1

loading...

Social Hub sebagai ruang kolaborasi kini hadir di kantor baru Hanwha Life yang berlokasi di WTC 1 Sudirman Jakarta Lantai 9. Foto/Dok

JAKARTA - Lebih dari satu dekade kiprahnya di Indonesia, Hanwha Life terus menegaskan posisinya sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwa terbesar dari Korea Selatan yang telah melayani satu juta nasabah di Nusantara. Momentum ini menjadi landasan komitmen untuk memperkuat fundamental bisnis, sembari terus meningkatkan kualitas produk dan layanan Hanwha Life bagi masyarakat Indonesia.

Pendapatan premi Hanwha Life diharapkan terus tumbuh secara konsisten. Pada tahun 2025 Hanwha Life membukukan pendapatan premi sebesar Rp295,15 miliar, tumbuh 16,7% dari Rp252,95 miliar pada tahun 2024. Untuk tahun 2026, Hanwha Life menargetkan pendapatan premi sebesar Rp322,80 miliar.

“Tahun ini, Hanwha Life berfokus pada strategi pertumbuhan berkelanjutan . Fokus tersebut telah membuahkan hasil yang konkret. Sampai dengan Semester I 2026, Hanwha Life mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp172,29 miliar, tumbuh 18,85% dari Rp144,96 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Serta, telah mencapai sekitar 53% target pendapatan premi tahun 2026," ujar CFO Hanwha Life Indonesia, Kim Si Jun.

Baca Juga: Kecerdasan Buatan Merambah Industri Asuransi, Hanwha Life Perkenalkan AI Financial Advisor

Pertumbuhan bisnis tersebut tidak lepas dari fundamental perusahaan yang terus diperkuat, mulai dari tata kelola perusahaan, efisiensi operasional, disiplin underwriting, optimalisasi portofolio bisnis, hingga manajemen risiko dan solvabilitas. Komitmen ini pun mendapat pengakuan dari berbagai pihak eksternal. Hanwha Life baru saja meraih Indonesia Regulatory Compliance Award 2026 pada 22 Mei 2026, disusul Indonesia Excellence GCG Awards 2026 pada 30 Juni 2026.

Kekuatan fundamental ini juga tercermin dari sisi finansial. Pada Semester I 2026, Hanwha Life mencatatkan total aset sebesar Rp2,19 triliun dengan rasio kecukupan modal (RBC) mencapai 1.958,03% yang jauh melampaui ambang batas 120% yang ditetapkan OJK. Sementara pada tahun 2025, Hanwha Life membukukan total aset Rp2,14 triliun dan RBC 1.241,32%.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |