Negara NATO Sita Kapal Rusia atas Permintaan Ukraina, Putin Ancam Balas Dendam

4 hours ago 4

loading...

Kapal Professor Molchanov, kapal riset Rusia yang disita Norwegia atas permintaan Ukraina. Foto/Thomas Nilsen/The Barents Observer

OSLO - Otoritas berwenang Norwegia telah menyita kapal riset Rusia di Svalbard atas permintaan perusahaan energi milik negara Ukraina, Naftogaz. Langkah ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Moskow dan negara-negara NATO terkait akses serta penguasaan kawasan Arktik.

Kapal Professor Molchanov ditahan pada Rabu saat bersandar di Barentsburg, permukiman Rusia di kepulauan Svalbard yang berada di bawah administrasi Norwegia—salah satu negara NATO.

Baca Juga: Presiden Ukraina Ancam Serang Semua Pesawat yang Terbang di Wilayah Rusia

Gubernur Svalbard mengatakan penyitaan dilakukan berdasarkan perintah Pengadilan Distrik Nord-Troms dan Senja pada 31 Agustus yang memberikan Naftogaz hak untuk menyita kapal tersebut. Kapal Professor Molchanov kini dilarang meninggalkan Barentsburg hingga ada keputusan lebih lanjut.

Para awak dan penumpang kapal baru mengetahui penyitaan itu dari pemberitaan media, menurut koresponden TASS yang berada di kapal tersebut dalam rangka ekspedisi, sebagaimana dikutip Russia Today, Kamis (3/9/2026).

Menteri Rusia untuk Pembangunan Timur Jauh dan Arktik, Aleksey Chekunkov, mengatakan pada Kamis bahwa para awak kapal dalam keadaan aman. Dia menambahkan bahwa pengacara perusahaan Arktikugol akan segera memberikan tanggapan secara hukum dan berencana menggugat perintah penyitaan tersebut.

Professor Molchanov merupakan kapal riset milik negara Rusia yang dioperasikan badan meteorologi nasional, Roshydromet.

Selain menjalankan ekspedisi ilmiah, kapal tersebut sejak tahun lalu juga menjadi sarana transportasi penumpang dan kargo reguler antara Murmansk dan Barentsburg. Kapal mengangkut ilmuwan, pegawai Arktikugol, kontraktor beserta keluarga mereka, serta berbagai kebutuhan logistik menuju permukiman Rusia di Svalbard.

Penerbangan langsung antara Rusia dan Svalbard dihentikan pada 2020. Sementara itu, layanan penumpang melalui jalur laut kembali beroperasi pada 2025.

Kapal Professor Molchanov kini menjadi satu-satunya kapal yang melayani rute tersebut, dengan 10 perjalanan pulang-pergi Murmansk-Barentsburg dijadwalkan sepanjang 2026.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |