Kabar Baik di 2026! Beasiswa Amartha Cendekia Akan Terima 250 Pelajar Indonesia

5 hours ago 8

loading...

Foto: Doc. Istimewa

JAKARTA - Upaya memperluas akses pendidikan tinggi masih menjadi tantangan di Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025 menunjukkan bahwa angka partisipasi kasar (APK) perguruan tinggi di Indonesia baru mencapai 32,89% pada kelompok usia 19–23 tahun. Artinya, dari setiap 100 orang usia kuliah, hanya sekitar 33 orang yang sedang menempuh pendidikan tinggi.

Ketimpangan juga masih terlihat antara wilayah perkotaan dan perdesaan. APK pendidikan tinggi di perkotaan mencapai 38,58%, sementara di perdesaan baru 23,14%. Hal ini menunjukkan masih terbatasnya kesempatan bagi generasi muda, terutama di daerah, untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Melihat tantangan tersebut, Amartha.org, organisasi sosial di bawah naungan Amartha Financial, kembali membuka pendaftaran Beasiswa Amartha sebagai upaya untuk mendorong akses pendidikan yang lebih inklusif dan membuka peluang bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Program Beasiswa Amartha Cendekia merupakan inisiatif dukungan pendidikan bagi pelajar SMA/sederajat yang memiliki semangat untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Pada tahun ini, program tersebut menargetkan 250 pelajar dari berbagai daerah di Indonesia untuk mendapatkan dukungan pendidikan sekaligus pembekalan pengembangan diri guna mempersiapkan mereka menghadapi jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Selain bantuan dana pendidikan senilai Rp3 juta dan tambahan Rp5 juta bagi yang berhasil diterima di perguruan tinggi, para penerima beasiswa juga mendapatkan berbagai program pembekalan seperti mentoring, kelas pengembangan diri, pelatihan kepemimpinan, serta pendampingan perencanaan pendidikan dan karier. Pendekatan ini diharapkan dapat mempersiapkan para penerima beasiswa untuk tidak hanya berhasil secara akademik, tetapi juga memiliki kepercayaan diri dan kemampuan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Harumi Supit, Vice President of Public Relations Amartha, menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membuka peluang mobilitas sosial bagi generasi muda, terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga yang belum memiliki akses pendidikan tinggi.

“Di 50.000 desa yang dilayani Amartha, kami melihat masih banyak anak muda berbakat yang belum dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena keterbatasan akses. Melalui Amartha.org, Beasiswa Amartha Cendekia membuka peluang bagi 250 pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan mereka. Kami ingin mendorong lahirnya lebih banyak generasi pertama di keluarganya yang meraih gelar sarjana, sekaligus membawa dampak bagi komunitasnya. Hingga saat ini, 86% penerima Beasiswa Amartha Cendekia telah berhasil melanjutkan ke perguruan tinggi, melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 32%,” jelas Harumi.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |