loading...
Tumpukan debu di mobil dalam semalam. Padahal, sehari sebelumnya mobil baru saja dicuci. Foto: Sindonews/Danang Arradian
BOGOR - Abu Anak Krakatau sudah mencapai Jabodetabek, dan pagi ini banyak warga mengeluhkan kendaraan mereka tertutup tipis debu abu vulkanik. Nah, ternyata, membersihkannya punya cara khusus.
Satu kesalahan paling umum: langsung dilap. Kesalahan yang perlu dihindari adalah langsung menggunakan kain atau kemoceng untuk membersihkan abu yang menempel pada bodi. Partikel abu vulkanik yang masih berada di permukaan dapat bergesekan dengan cat ketika kendaraan dilap.
Maka urutannya harus benar:
Langkah 1: Siram dulu, jangan lap.
Basuh seluruh bodi dengan air bersih. Semprot di seluruh mobil mulai dari bagian atas sampai bawah. Lakukan dengan seksama sampai debu tidak terlihat lagi menempel di permukaan.
Tekanan air: sedang. Bukan terlalu tinggi. Semprotan air bertekanan tinggi akan menekan material berbentuk runcing (abu vulkanik) masuk ke celah-celah tertentu di bagian mobil dan bisa menggores cat kendaraan.
Langkah 2: Jangan buka kap mesin saat menyiram.
Saat proses penyemprotan, jangan sesekali membuka kap mobil, karena partikel yang menempel di bagian bodi bisa berpindah ke bagian mesin. Apabila hal itu terjadi akibatnya bisa fatal.
Langkah 3: Gunakan sampo pH 7.
Gunakan sampo mobil yang memiliki tingkat keasaman sedang (pH 7). Hal itu berguna untuk menetralisir tingkat keasaman yang diakibatkan unsur kimia dari abu vulkanik.
Langkah 4: Lap dengan microfiber, jangan ditekan.
Gunakan kain microfiber yang khusus digunakan untuk bodi kendaraan. Tidak harus baru, asalkan bersih, kata Christopher. Saat menggosok, upayakan air tetap mengalir dan jangan menekan terlalu keras, silika yang tersisa bisa menggores lebih dalam.
Langkah 5: Wiper dibersihkan terpisah.
Lepas karet dari batang atau tuas wiper kemudian cuci dengan air bersih. Semprot dengan kompresor angin agar material yang menempel benar-benar lepas.
Langkah 6: Periksa filter udara dan kabin AC.
Filter udara bisa menumpuk dan kotor karena abu vulkanik. Usahakan sering disemprot setiap kali kotor supaya tidak ada kerusakan yang lebih parah. Ganti filter kabin AC jika perlu.
Untuk motor, prinsip sama. Jangan lap langsung dengan kain karena bisa membuat bodi motor baret-baret. Semprot dengan air baru dilap, kata Andriawan, warga Jakarta Selatan.
(dan)






































