loading...
Adab-adab saat perjalanan mudik ini penting diketahui umat Muslim, terutama mereka yang ingin melakukan safar (perjalanan jauh) ke kampung halaman. Foto ilustrasi/ist
Adab-adab saat perjalanan mudik (bersafar) ini penting diketahui umat Muslim, terutama mereka yang ingin melakukan safar (perjalanan jauh) ke kampung halaman.
Adapun adab-adab bersafar dijelaskan dalam Kitab 'Adabul Islam' yang diulas Syeikh Ahmad Al-Mishry saat kajian di Jakarta, baru-baru ini. Ulama asal Mesir yang kini bermukim di Jakarta itu menyampaikan tips yang merupakan adab-adab safar yang meliputi antara lain: salat istikharah, menulis wasiat, memilih teman saleh, berpamitan, berdoa saat kendaraan jalan, serta mempelajari fiqih safar (jamak-qashar).
Penting pula bagi perempuan didampingi mahram, mengangkat pemimpin kelompok, bertakbir di tempat tinggi, dan segera pulang setelah urusan selesai.
Baca juga: Siap-siap Mudik, Inilah 7 Doa Mustajab Menemani Orang Bersafar
Adab-adab Melakukan Safar yang Diajarkan Rasulullah SAW:
1. Persiapan Sebelum Safar:
- Melakukan Salat Istikharah: Memohon petunjuk atas perjalanan yang akan dilakukan.
- Menulis Wasiat: Menyelesaikan urusan utang piutang dan meninggalkan pesan untuk keluarga.
- Berpamitan: Mengucapkan salam dan berpamitan kepada keluarga dan tetangga.
- Membawa Oleh-oleh: Membawa hadiah untuk keluarga saat pulang.
2. Saat Melakukan Safar:
- Memilih Teman yang Baik: Menemani diri dengan teman yang saleh agar perjalanan berkah.
- Mengangkat Amir (Pemimpin): Jika pergi bersama kelompok, angkatlah satu pemimpin agar perjalanan terorganisir.
- Berdoa Saat Keluar Rumah & Naik Kendaraan: Membaca doa naik kendaraan ("Subhanalladzi sakhkharalana Hadza...").
- Bertakbir dan Bertasbih: Mengucap Allahu Akbar saat jalan menanjak/naik, dan Subhanallah saat jalan menurun.
- Perempuan dengan Mahram: Wanita dilarang bepergian jauh tanpa mahram.
- Menjaga Lisan dan Sikap: Tidak berucap buruk dan menjaga perilaku, serta membantu sesama musafir.
3. Setelah Safar:
- Mengerjakan Salat di Masjid: Disunnahkan salat dua rakaat di masjid terdekat saat baru tiba sebelum pulang ke rumah.
- Segera Pulang: Kembali ke rumah secepatnya setelah urusan selesai.
- Berdoa saat Kembali: Membaca doa kembali dari safar.
- Safar adalah ibadah yang dapat menggugurkan dosa jika dilakukan dengan benar dan niat yang ikhlas.
Demikian adab-adab bersafar ini. Semoga bermanfaat. Wallahu A'lam
Baca juga: 5 Syarat Penerima Zakat Fitrah, Siapa Saja Mereka?
(wid)

































