loading...
Anggota Komisi X DPR Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Stevano Rizki Adranacus. Foto: Istimewa
JAKARTA - Anggota Komisi X DPR Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Stevano Rizki Adranacus mengapresiasi langkah pemerintah pusat terkait nasib guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Legislator dari Nusa Tenggara Timur (NTT) itu menilai perhatian pemerintah terhadap keberlanjutan status dan kesejahteraan para guru merupakan langkah penting dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional.
Menurut dia, guru PPPK telah memberikan kontribusi besar dalam menjalankan tugas pendidikan di berbagai daerah. Untuk itu, kebijakan yang membuka peluang pengangkatan guru PPPK menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dinilai sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.
“Kami mengapresiasi pemerintah pusat yang telah mendengar aspirasi masyarakat, khususnya terkait nasib para guru PPPK. Mereka telah mengabdi dan menjadi bagian penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Stevano, kepada wartawan, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Baca juga: Guru PPPK Penuh Waktu Berpeluang Jadi PNS, Transisi Dimulai pada 2027
Dia berharap kebijakan tersebut tidak hanya memperhatikan aspek administratif, tetapi juga mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan tenaga pendidik di daerah-daerah yang selama ini menghadapi keterbatasan sumber daya. Stevano secara khusus mendorong agar kebijakan pengangkatan guru PPPK menjadi PNS turut difokuskan pada wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar.
Menurutnya, daerah 3T membutuhkan perhatian lebih karena tantangan pemerataan pendidikan di wilayah tersebut jauh lebih besar. “Daerah 3T harus menjadi prioritas. Guru yang mengabdi di wilayah-wilayah dengan tantangan geografis dan keterbatasan fasilitas membutuhkan kepastian serta perhatian dari pemerintah,” ujarnya.































