Presiden Prabowo Gelar Ratas Bersama 15 Menteri, Bahas Ekonomi dan Energi

5 hours ago 4

loading...

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih. Foto/istimewa

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih pada Sabtu (28/3/2026) siang hingga sore hari. Rapat yang berlangsung di akhir pekan ini dilakukan guna membahas penyesuaian serta penentuan sejumlah kebijakan strategis di sektor ekonomi dan energi.

"Hari Sabtu siang sampai dengan sore hari ini, 28 Maret 2026, Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat terbatas dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih untuk menentukan penyesuaian dan penentuan beberapa kebijakan ekonomi dan energi," tulis Sekretariat Kabinet lewat akun media sosial Instagram resminya @sekretariat.kabinet.

Pertemuan tersebut diselenggarakan melalui sambungan video conference dan diikuti oleh sekitar 15 menteri Kabinet Merah Putih. Agenda utama pembahasan berfokus pada langkah-langkah krusial untuk merespons dinamika ekonomi nasional dan pengelolaan ketahanan energi ke depan.

Baca juga: Prabowo Bertemu Menteri Keamanan Negara China, Bahas Geopolitik Dunia

Sejumlah menteri yang tampak hadir dalam rapat virtual tersebut, di antaranya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko PMK Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Tenaga Kerja Yassierli, serta Menteri Investasi Rosan Roeslani.

Selain itu, turut bergabung Menteri Keuangan Purbaya, Menteri PAN-RB Rini Widyantini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Kepala BGN Dadan Hindayana, Kepala Staf Kepresidenan Qodari, hingga Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.

Lihat video: Bensin Hanya untuk Orang Kaya? Prabowo Dorong Transisi Massal ke Kendaraan Listrik

Meski dilaksanakan pada hari libur, rapat ini menunjukkan urgensi pembahasan kebijakan yang tengah digodok pemerintah. Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Istana mengenai detail poin-poin kebijakan yang diputuskan khususnya di bidang ekonomi dan energi.

(cip)

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |