Pemprov Jambi dan APHI Kolaborasi Pencegahan Karhutla-Pengembangan Multiusaha Kehutanan

8 hours ago 7

loading...

Gubernur Jambi Al Haris (kiri) berbincang bersama Ketua Umum APHI Soewarso, Kamis (16/4/2026). Mereka memperkuat kolaborasi pencegahan karhutla. Foto/Dok. SindoNews

JAMBI - Pemprov Jambi bersama Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) memperkuat sinergi strategis dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) . Mereka sekaligus mendorong pengembangan Multiusaha Kehutanan (MUK) berbasis lanskap dan kemitraan masyarakat sebagai pendekatan terintegrasi di tingkat tapak.

Penguatan kolaborasi ini menjadi krusial di tengah meningkatnya risiko karhutla akibat dinamika perubahan iklim . Termasuk potensi musim kering ekstrem, sehingga diperlukan langkah preventif yang sistematis, mulai dari penguatan kebijakan penyiapan lahan tanpa bakar, peningkatan kapasitas pelaku usaha, hingga pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan hutan. Baca juga: APHI Dorong Penguatan Komitmen Jaga Kelestarian Hutan

Gubernur Jambi Al Haris mengapresiasi dukungan APHI dan pelaku usaha kehutanan di wilayahnya dalam upaya pencegahan karhutla yang menjadi salah satu isu strategis daerah. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta merupakan kunci untuk mengantisipasi risiko kebakaran, terutama di tengah dinamika iklim yang semakin menantang.

“Pemerintah Provinsi Jambi menyambut baik dukungan APHI dan para pelaku usaha kehutanan dalam upaya pencegahan karhutla. Sinergi ini sangat penting untuk memastikan langkah-langkah mitigasi berjalan lebih efektif di lapangan,” katanya saat menerima kunjungan APHI ke Pemprov Jambi, Kamis (16/04/2026).

Lebih lanjut, Al Haris menjelaskan pemerintah daerah saat ini tengah menyiapkan kebijakan penyiapan lahan tanpa bakar sebagai bagian dari strategi preventif. Dalam konteks tersebut, pelaku usaha kehutanan diharapkan dapat memberikan contoh praktik terbaik di lapangan yang dapat direplikasi oleh masyarakat.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |