loading...
Manchester City Juara Piala FA usai Tundukkan Chelsea. Foto: aljazeera.com
Manchester City sukses menjuarai Piala FA usai menundukkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 dalam laga final di Wembley, Sabtu (16/5/2026). Gol tunggal Antoine Semenyo pada menit ke-72 memastikan pasukan Pep Guardiola mengangkat trofi kedua mereka musim ini setelah melalui duel ketat yang berlangsung penuh tensi.
Sejak menit awal, Manchester City langsung tampil menekan. Dominasi penguasaan bola membuat Chelsea kesulitan keluar dari tekanan tinggi yang dibangun City. Omar Marmoush dan Erling Haaland beberapa kali mengancam pertahanan The Blues, termasuk peluang Haaland pada menit ke-24 yang masih melebar dari sasaran.
City sebenarnya sempat merayakan gol pada menit ke-27 ketika Haaland menceploskan bola ke gawang Chelsea memanfaatkan umpan Matheus Nunes. Namun, selebrasi itu terhenti setelah hakim garis mengangkat bendera offside. Meski demikian, tekanan City terus berlanjut sementara Chelsea lebih banyak bertahan dan menunggu kesempatan lewat serangan balik.
Chelsea mulai bangkit menjelang akhir babak pertama. Joao Pedro dan Cole Palmer mencoba membongkar pertahanan City, tetapi lini belakang yang dikawal Abdukodir Khusanov tampil disiplin. Hingga turun minum, kedua tim tetap bermain imbang tanpa gol meski City unggul dalam jumlah peluang.
Memasuki babak kedua, Chelsea tampil jauh lebih agresif. Pasukan London Biru beberapa kali menekan lewat Reece James dan Enzo Fernandez. Peluang emas bahkan datang pada menit ke-74 saat Fernandez mencoba mencungkil bola di depan gawang, tetapi usahanya hanya membentur jaring bagian atas.
Ketika laga tampak akan berjalan menuju perpanjangan waktu, Semenyo muncul sebagai pembeda. Berawal dari umpan Haaland dari sisi kanan kotak penalti, Semenyo dengan cerdik melakukan backheel menggunakan tumit kanan yang mengarahkan bola ke sudut bawah gawang Chelsea. Kiper Robert Sanchez dibuat mati langkah dan Wembley pun bergemuruh menyambut gol spektakuler tersebut.
Chelsea berusaha membalas di sisa pertandingan, termasuk melalui sejumlah klaim penalti dan pergantian pemain menyerang. Namun, pertahanan City tetap solid hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan ini menegaskan mental juara Manchester City yang mampu bertahan di tengah tekanan dan kembali menambah koleksi trofi mereka musim ini.
(sto)

































