Ini Respons Netanyahu usai Menteri Israel Perlakukan Hina Para Aktivis Global Sumud Flotilla

11 hours ago 9

loading...

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menghina para aktivis Global Sumud Flotilla yang dipaksa pasukan Zionis berlutut dengan tangan terikat di belakang punggung dan dahi menyentuh lantai. Foto/Times of Israel

TEL AVIV - Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir telah mengunggah video yang menunjukkan dirinya memperlakukan para aktivis misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) secara hina. Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu langsung menegur Ben-Gvir setelah video itu memicu kemarahan para pemimpin dunia.

Setidaknya ada sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang diculik pasukan militer Israel saat menjalankan misi kemanusiaan bersama GSF. Para aktivis ini sedianya akan mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Baca Juga: Menteri Israel Hina Para Aktivis Global Sumud Flotilla yang Dipaksa Berlutut, Dunia Marah

Dalam salah satu video yang diunggahnya, menteri dari kubu sayap kanan tersebut—yang telah dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat (AS) karena menghasut kekerasan terhadap rakyat Palestina—terlihat berjalan-jalan di antara sekitar 430 aktivis GSF yang ditahan oleh polisi dan pasukan militer Israel.

"Selamat datang di Israel, kami adalah tuan tanahnya," kata Ben-Gvir kepada beberapa aktivis sambil mengibarkan bendera Israel yang besar.

Dalam video tersebut, seorang aktivis yang tangannya diikat di belakang punggung terlihat berteriak "Free Palestine (Bebaskan Palestina)" saat Ben-Gvir lewat. Petugas keamanan langsung memaksa aktivis tersebut untuk berlutut.

Dalam apa yang tampak seperti kamp penahanan darurat di pelabuhan Ashdod Israel dan di dek kapal, video tersebut menggambarkan para aktivis dengan tangan terikat di belakang punggung mereka, dipaksa berlutut dengan dahi menyentuh lantai.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |