Gunung Dukono Berstatus Waspada, BNPB: Waspadai Hujan Abu Vulkanik dan Lahar

4 hours ago 6

loading...

BNPB melaporkan adanya peningkatan aktivitas Gunung Dukono, Pulau Halmahera, Maluku Utara. Foto/SIndoNews

HALMAHERA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) melaporkan adanya peningkatan aktivitas Gunung Dukono , Pulau Halmahera, Maluku Utara. Gunung api aktif itu berstatus Level II atau waspada sejak Jumat, 3 April 2026.

"Gunung Dukono yang berada di Pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara terpantau mengalami peningkatan aktivitas dengan kejadian erupsi. Gunung berstatus Level II (Waspada)," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatin) BNPB, Abdul Muhari, Minggu (5/4/2026).

Abdul menjelaskan gunung itu tercatat mengalami erupsi dengan kolom erupsi berwarna kelabu berintensitas tebal dengan ketinggian 1.500-4.000 meter dari atas puncak. Abdul meminta masyarakat Kota Tobelo mewaspadai potensi risiko terdampak hujan abu vulkanik.

Baca juga: Gunung Dukono Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 3.500 Meter

"Arah sebaran abu condong ke barat laut, sehingga perlu diwaspadai wilayah permukiman dan Kota Tobelo yang berisiko terdampak hujan abu vulkanik," ujar Abdul.

Abdul juga merekomendasikan agar masyarakat, wisatawan hingga pendaki tidak melakukan aktivitas dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang. BNPB juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bahaya akibat sebaran abu vulkanik dan lontaran batu pijar.

Lihat video: Kembali Erupsi, Gunung Semeru Tetap Berstatus Siaga

"Selain itu, perlu diwaspadai potensi bahaya sekunder berupa aliran lahar, terutama saat musim hujan. Aliran lahar dapat melintasi Sungai Mamuya di sektor utara serta Sungai Mede dan Tauni di sektor timur laut yang berhulu di puncak Gunung Dukono," imbuh dia.

(cip)

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |