Diancam Diserang AS, Iran Bentengi Situs Nuklir dan Militernya

14 hours ago 7

loading...

Iran bentengi situs nuklir dan militernya dengan perisai beton di tengah ancaman serangan AS. Foto/Planet Labs PBC/Vantor

TEHERAN - Citra satelit menunjukkan bahwa Iran baru-baru ini membangun perisai beton di atas fasilitas baru di situs militer yang sensitif dan menutupinya dengan tanah. Upaya perlindungan ini dilakukan di tengah ancaman serangan Amerika Serikat yang telah dilontarkan Presiden Donald Trump.

Gambar-gambar dari satelit juga menunjukkan bahwa Iran telah mengubur pintu masuk terowongan di lokasi nuklir yang dibom oleh AS selama perang 12 hari Israel dengan Iran pada Juni lalu. Pangkalan rudal Iran yang terkena dampak serangan juga diperbaiki.

Baca Juga: 7 Hal yang Akan Terjadi Jika Iran Tenggelamkan Kapal Induk AS

Gambar-gambar tersebut memberikan gambaran sekilas tentang aktivitas Iran di beberapa lokasi yang menjadi pusat ketegangan dengan Israel dan AS, sementara Washington berupaya untuk menegosiasikan kesepakatan dengan Teheran tentang program nuklirnya sambil mengancam tindakan militer jika pembicaraan gagal.


Situs-situs Iran yang Dibentingi

1. Kompleks Militer Parchin

Sekitar 30 km (20 mil) tenggara Teheran, kompleks Parchin adalah salah satu lokasi militer Iran yang paling sensitif. Intelijen Barat telah mengindikasikan bahwa Teheran melakukan uji coba yang relevan dengan peledakan bom nuklir di sana lebih dari dua dekade lalu.

Iran selalu membantah berupaya mengembangkan senjata atom.

Israel dilaporkan menyerang Parchin pada Oktober 2024.

Citra satelit yang diambil sebelum dan sesudah serangan itu menunjukkan kerusakan luas pada bangunan persegi panjang di Parchin, dan rekonstruksi yang tampak dalam citra dari 6 November 2024.

Citra dari 12 Oktober 2025 menunjukkan perkembangan di lokasi tersebut, dengan kerangka struktur baru yang terlihat dan dua struktur yang lebih kecil di sebelahnya. Kemajuan terlihat jelas dalam citra dari 14 November, dengan apa yang tampak seperti atap logam yang menutupi struktur besar tersebut.

Namun citra dari 13 Desember 2025 menunjukkan fasilitas tersebut sebagian tertutup. Pada 16 Februari, fasilitas tersebut sama sekali tidak terlihat, tersembunyi oleh apa yang menurut para pakar adalah struktur beton.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |