5 Fakta Jeffrey Epstein: Guru Matematika tanpa Ijazah Sarjana hingga Dugaan Agen Mossad

2 hours ago 1

loading...

Salah satu halaman Epstein Files yang dirilis Departemen Kehakiman AS menunjukkan jaringan sistematis penjahat seks Jeffrey Epstein dan tokoh-tokoh elite. Foto/Departemen Kehakiman AS

JAKARTA - Jeffrey Edward Epstein telah menjadi buah bibir komunitas internasional setelah berkas-berkasnya, yang dikenal sebagai "Epstein Files" dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS). Ada beberapa fakta mengejutkan dari sosok mendiang terpidana kejahatan seksual Amerika ini.

Epstein lahir pada 20 Januari 1953 dan meninggal di penjara AS pada 10 Agustus 2019 saat menunggu persidangan kasus kejahatan seksual dan perdagangan manusia.

Baca Juga: Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?

Beberapa tahun setelah kematiannya, "Epstein Files" dirilis, yang menunjukkan betapa hebatnya jaringan kemitraan global penjahat seks yang mencakup para pemimpin dunia, badan intelijen, selebritas, dan tokoh-tokoh top lainnya.

Jutaan halaman serta ribuan video dan gambar dari "Epstein Files" menunjukkan beberapa tokoh dunia melakukan adegan tidak pantas dengan gadis di bawah umur. Salah satu tokoh tersebut adalah mantan pangeran Inggris, Andrew. Ada juga foto mantan presiden Bill Clinton, miliarder Bill Gates, dan tokoh-tokoh terkenal lainnya berada di properti Epstein.

5 Fakta Jeffrey Epstein yang Menggemparkan

1. Jadi Guru Matematika tanpa Memiliki Ijazah Sarjana

Epstein dilahirkan di Brooklyn, New York, dalam keluarga kelas menengah dan menunjukkan kecerdasan akademis sejak muda. Dia sempat kuliah di Cooper Union dan NYU Courant Institute, namun tidak menyelesaikan gelar sarjana.

Pada tahun 1974, pada usia 21 tahun, Epstein bekerja sebagai guru fisika dan matematika di Dalton School, sekolah swasta elite di Manhattan yang biasa didatangi anak-anak elite New York—meski dia tidak memiliki kualifikasi pedagogis formal. Ini tidak lazim untuk sosok tanpa gelar akademik formal bisa menjalani posisi tersebut.

Beberapa mantan murid mengingatnya sebagai sosok yang flamboyan dan energik—namun juga menunjukkan perilaku yang tidak sepenuhnya profesional.

Kariernya di dunia pendidikan ini berlangsung hanya beberapa tahun, tetapi menempatkannya pada jaringan sosial tertentu yang kemudian membentuk langkahnya berikutnya.

2. Transisi ke Dunia Keuangan dan Jaringan Elite

Hanya beberapa tahun setelah mengajar, Epstein beralih ke sektor keuangan.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |