10 Hari Paling Sial di Seluruh Dunia, Nomor 7 Paling Populer di Indonesia

1 hour ago 3

loading...

Di berbagai negara di dunia mengenal hari paling sial. Foto/X/Grok

WASHINGTON - Hari-hari sial bukan hanya kiasan film horor. Di seluruh dunia, kalender memiliki ranjau darat kecilnya sendiri: tanggal yang dihindari orang, ritual yang mereka ikuti untuk berjaga-jaga, dan angka yang membuat lift melewatkan tombol.

Tentu, Anda hampir pasti pernah mendengar tentang Jumat tanggal 13. Tetapi itu hanya satu jenis kecemasan sial. Di tempat lain, penyebab masalah mungkin adalah hari Selasa, tanggal 4 setiap bulan, bulan hantu, atau hari libur yang seharusnya menyenangkan tetapi entah bagaimana tidak.

10 Hari Paling Sial di Seluruh Dunia, Nomor 7 Paling Populer di Indonesia

1. Italia (Jumat tanggal 17)

Melansir List Verse, di AS, Jumat tanggal 13 mendapat semua drama. Di Italia, penjahat kalender adalah Jumat tanggal 17 (venerdì 17). Anda bahkan mungkin melihat angka "hilang" di hotel atau di pesawat, karena beberapa tempat menghindari angka 17 seperti halnya orang Amerika menghindari angka 13.

Takhayul ini memiliki sentuhan unik: tulis 17 sebagai angka Romawi "XVII," lalu acak huruf-hurufnya, dan Anda bisa mendapatkan "VIXI." Dalam bahasa Latin, itu berarti “Aku telah hidup,” yang merupakan frasa yang terkait dengan prasasti makam kuno, sehingga terbaca seperti berita duka kecil yang tersembunyi di dalam cap tanggal Anda. Bahkan ada kata untuk takut pada angka 17: heptadecaphobia. Beberapa orang juga merujuk pada kisah-kisah lama, seperti banjir Alkitab yang dimulai pada tanggal 17.

Hari Jumat juga menambah reputasi suramnya sendiri, yang sering dikaitkan dengan Jumat Agung. Jadi, jika seorang teman Italia memperingatkan Anda tentang venerdì 17, mereka tidak berlebihan; mereka sedang mempersiapkan diri secara budaya. Jika Anda ingin berbaur, hindari keputusan besar, jangan sentuh besi, dan selalu tunjukkan isyarat tangan “tanduk” kecil (atau jimat cornicello) untuk mengusir nasib buruk.

2. India (8 Agustus)

Di beberapa bagian India, angka 8 dipandang sinis karena dikaitkan dengan Shani, dewa yang mempersonifikasikan Saturnus dalam astrologi Hindu. Shani adalah auditor kosmik: lambat, ketat, dan terkenal karena memberikan pelajaran melalui penundaan, disiplin, dan pembalasan karma. Jadi ketika kalender menunjukkan 8/8, beberapa orang menganggapnya sebagai Saturnus dengan volume yang lebih tinggi.

Namun, ini bukan aturan nasional, dan banyak orang India tidak peduli. Tetapi bagi orang-orang yang mengikuti astrologi, tanggal tersebut dapat terasa sarat makna. Pada 8 Agustus 2008, laporan berita menggambarkan kerumunan orang mengunjungi astrolog untuk bertanya apakah hari itu akan beruntung atau sial, terutama untuk kelahiran dan awal yang baru.

Pemikirannya adalah jika Saturnus bersahabat dalam bagan kelahiran Anda, angka 8 dapat berarti ketahanan dan imbalan pada akhirnya. Jika Saturnus "menguji" Anda, menggandakan angka delapan dapat terasa seperti menantang takdir. Bagaimanapun, 8/8 adalah jenis hari yang diperlakukan dengan hati-hati oleh beberapa orang: buat rencana sederhana, lakukan sedikit amal, dan biarkan Shani menyelesaikan urusan administrasinya di tempat lain. Atau, jika Anda berani, tetap ambil keputusan besar dan salahkan Saturnus nanti.

3. Yunani (Selasa Tanggal 13)

Di sebagian besar dunia, Jumat tanggal 13 dipandang sebelah mata. Di Yunani, Selasa tanggal 13 adalah hari sial. Orang-orang bahkan memiliki ungkapan khas: "Triti kai 13." Dan beberapa orang akan menghindari perjalanan, pembelian besar, atau apa pun yang terasa seperti menantang nasib.

Sebagian dari kesuraman itu ada dalam bahasanya. "Selasa" dalam bahasa Yunani adalah Triti, yang berarti "ketiga," dan ada kepercayaan lama bahwa nasib buruk datang bertiga. Tradisi juga mengaitkan Selasa dengan Mars (atau Ares), dewa perang, yang jelas bukan hari libur yang santai. Angka 13 itu sendiri kemudian menambahkan lapisan kedua: cerita rakyat Yunani menganggap 12 sebagai "lengkap," jadi 13 adalah angka yang memecah pola tersebut.

Dan sejarah memperkuat takhayul ini: Konstantinopel direbut pada hari Selasa, 13 April 1204, selama Perang Salib Keempat, dan kota itu jatuh lagi ke tangan Ottoman pada hari Selasa, 29 Mei 1453. Tidak heran jika hari Selasa terasa terkutuk. Dan kemudian ketika jatuh pada tanggal 13, orang Yunani menyebutnya sebagai dua kali lipat kesialan. Fakta tambahan untuk para kutu buku: Selasa tanggal 13 hanya terjadi di bulan-bulan yang dimulai pada hari Kamis.


4. Inggris dan Amerika Serikat (Ides of March)

Jika Anda pernah mendengar seseorang berkata "Waspadalah terhadap Ides of March," mereka biasanya tidak sedang membicarakan aplikasi kalender mereka. Ides of March jatuh pada tanggal 15 Maret, dan tanggal tersebut telah mendapatkan reputasi menyeramkan di Inggris dan AS, terutama karena satu bencana sejarah terkenal dan satu baris kalimat Shakespeare yang bahkan lebih terkenal. Julius Caesar dibunuh pada tanggal 15 Maret 44 SM, dan drama Shakespeare, Julius Caesar, mengubah momen itu menjadi peringatan yang dapat digunakan kembali dengan sempurna.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |